Kakanwil Kumham NTB Tanda Tangani Nota Kesefahaman Pastikan Perlindungan Hukum Pekerja Migran Asal NTB

0


 NTB - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, Romi Yudianto menandatangani nota kesepahaman terkait Pencegahan, Penegakkan Hukum dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia asal NTB dengan Polda NTB dan Gubernur NTB dan BP2MI pada Selasa (27/06) di Rupatama Polda NTB.

Acara ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran serta dapat mendukung pelaksanaan tugas.

Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto menyambut baik nota kesepahaman ini dan menyebutkan bahwa nota kesepahaman menjadikan jawaban pertanyaan dari ketenagakerjaan yang menjadi korban di luar negeri, para pihak bisa melakukan kerjasama kedepannya, menghilangkan dan meminimalisir korban perdagangan orang di wilayah NTB.

"Semoga dengan Nota Kesefahaman tidak hanya menjadi dokumen, akan tetapi menjadi implementasi kita dalam upaya pencegahan dan penindakan" ungkap Jendral bintang dua tersebut.



Sejalan dengan Kapolda NTB, Gubernur NTB Dzulkifliemansyah juga berharap penandatanganan nota kesepahaman ini dapat mengurangi angka korban perdagangan orang khususnya di NTB.

"Masyarakat kita di NTB masih banyak yang bekerja di luar negeri menggunakan jalur ilegal. Mudah-mudahan Dengan adanya Nota Kesefahaman ini kita dapat bersinergi mengupayakan perlindungan kepastian hukum kepada pekerja migran" ucap Gubernur.

Atas nama Pemerintah daerah ia pun mengucapkan terima kasih atas inisiatif nota kesepahaman, semoga di wilayah NTB dapat menghilangkan korban dari perdagangan orang.

4 Nota Kesefahaman dengan Nomor : B/MoU-10/Hub.8.1/2023, Nomor : 415.4/13/Pem dan OTDA/VI/2023, Nomor : W-21-HH.04.02.-9 Tahun 2023, Nomor : 32/KWS2-MoU/KS.01/VI/2023
kemudian ditanda tangani langsung oleh Gubernur NTB, Kapolda NTB, Kakanwil Kumham NTB, Kepala BP2MI Wilayah Asia Pasifik.

Posting Komentar

0Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)
DISCLAIMER:
EPIC LOMBOK menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.