Masyarakat sudah mulai memahami sistem transaksi Pembelian Tiket Penyeberangan di NTB Sudah Online

0

 


Mataram, NTB - Pemerintah saat ini mengupayakan Meningkatkan pelayanan ketersediaan tiket Penyeberangan berbasis online.

Seperti yang disampaikan oleh  Dinas Perhubungan Provinsi NTB bersama ASDP pada hari Senin, 30 Oktober 2023. Saat menggelar Coffee Morning sekaligus dirangkai dengan Sosialisasi Tiket Online.

Mengambil tema "Coffee Morning Stakehokder Perhubungan Sosialisasi Online Ticketing Pelabuhan Penyeberangan". dihadiri oleh Kadis Perhubungan Provinsi NTB,  Kadis Perdagangan Provinsi NTB, Manajer Cabang ASDP Kayangan, Jasa Raharja dan Perusahaan Jasa Transportasi Lainnya.

Mengawali sambutannya, Kepala Dinas Perhubungan Lalu Moh. Faozal mengapresiasi atas nama Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan terima kasih kepada Jasa Transportasi atas turut serta mensukseskan transport masal untuk penonton MotoGP.

Faozal berharap melalui sosialisasi Online Ticketing, masyarakat yang akan menggunakan jasa transportasi penyebrangan bisa lebih efisien.

"Tujuan sosialisasi tiket online agar masyarakat memahami sistem-sistem yang saat ini kita terapkan, Karna pemerintah pusat telah menginstruksikan agar pembelian tiket sudah berbasis online" ungkap Faozal
Sementara itu, Manajer ASDP Cabang Kayangan Agus Joko Trianto dalam sambutannya mengatakan sebelumnya pada tanggal 4 Oktober 2023 sudah mensosialisasikan pembelian tiket secara online, dan kemudian pada tanggal 11 Oktober yang lalu telah menginplementasi pembelian tiket online.

"Progres dikayangan sampai dengan tanggal 28 kemarin, kesadaran dalam menggunakan online Ticketing sudah sangat besar. Artinya masyarakat perlahan memahami sistem transaksi pembelian tiket yang sedang kita upayakan" ucap Agus.

Transaksi online ticketing bertujuan untuk mempermudah akses pembelian tiket dan sebagai bentuk tranparansi. Yaitu perubahan bisnis proses agar nantinya bisa diterima masyarakat, Tentunya proses sosialisasi akan terus kita laksanakan.

Ia juga mengingatkan, terkait dengan transaksi digital pembelian tiket yang mengalami penambahan nilai/perbedaan harga tiket senilai Rp. 2.200,- dibanding harga tiket ofline merupakan biaya administrasi transaksi online didalam aplikasi tersebut. Dimana biaya tambahan tersebut yang sudah ditetapkan oleh pihak bank.

"Saya fikir masyarakat tidak akan mempersoalkan hal tersebut, biaya administrasi didalam transaksi online sudah biasa dan hampir sama dengan aplikasi lainnya" tambah agus.
Diakhir acaranya Sosialisasi Tiket online juga dirangkai dengan Pemberian piagam penghargaan kepada perusahaan jasa transportasi yang telah mendukung suksesnya Motogp.

Tags

Posting Komentar

0Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)