Peringati Nuzul Qur'an, SMPN 4 Gerung Bagikan Takjil Gratis

1

 



Gerung - Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an. Cahaya Alquran menerangi relung hati manusia yang gelap dan tersesat. Al-Qur'an adalah kalamullah yang setiap isinya merupakan solusi dan motivasi dalam semua sisi kehidupan baik didunia dan akhirat.

Pada momentum yang tepat di bulan Ramadhan 1445 H, SMPN 4 Gerung melaksanakan kegiatan Peringatan Nuzulul Qur'an yang dilaksanakan di Aula Sekolah. Kegiatan ini dirangkai dengan kegiatan pembagian takjil gratis. Semua elemen baik guru dan siswa terlibat dalam kegiatan tersebut. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (30/3/2024).

Dalam Kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an dihadiri oleh Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Lombok Barat Maad Adnan, S.Pd.M.Pd, Kepala Bidang GTK Dr. H. Akhmad Sujai, S. Pd.,M.Pd, Kepala SMP Negeri 4 Gerung Turmudzi, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah dan Dewan Guru beserta siswa-siswi SMPN 4 Gerung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Lombok Barat Maad Adnan, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mencapai tujuan pendidikan semua elemen harus mengupayakan pembelajaran yang komunikatif didalam kelas dan diluar kelas. Siswa harus adaptif terhadap perkembangan zaman disesuaikan dengan keadaannya sekarang. Pendidikan harus mengikuti zaman.

"Kita harus upayakan pembelajaran yang komunika oktif dan kita dorong siswa adaptif terhadap perkembangan zaman dalam mencapai tujuan pendidikan," ungkapnya

Kadis Dikbud Maad Adnan, S.Pd., M.Pd mengajak
anak Indonesia untuk lebih aktif dalam beberapa hal dalam meningkatkan motivasi belajar anak itu sendiri baik dari jenjang PAUD sampai kelas Sekolah Menengah Atas. Dalam penggunaan teori pendidikan harus disesuaikan dengan masa usia anak agar lebih mudah diterima dan dirasakan manfaatnya langsung oleh anak.

"Kita ajak anak-anak untuk lebih aktif dalam meningkatkan motivasi belajar dari jenjang PAUD sampai SMA," jelasnya

Kadis Dikbud Maad Adnan, S.Pd., M.Pd mendorong semua Guru dituntut untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman diera digitalisasi tranformasi teknologi yang semakin maju. Sebagai guru dituntut bijaksana dalam mengajar anak. Pendidikan saat ini memanfaat penggunaan transpormasi Teknologi dalam tahapan pembelajaran hingga hasil belajar itu sendiri.

"Semua guru agar bisa menyesuaikan diri pada era digitalisasi, manfaatkan transformasi teknologi dalam pembelajaran," harapannya

Kadis Maad Adnan, S.Pd., M.Pd mengharapkan seluruh Kepala Sekolah dan Guru di Lombok Barat memiliki motivasi tinggi dan kemauan untuk mengurangi angka putus sekolah, baik dari pendidikan dasar hingga menengah. Guru diusahakan memberikan terapi yang positif untuk meningkatkan motivasi belajar anak didik.

"Mutu pendidikan yang berkualitas menjadi akhir dalam mencapi tujuan pendidikan itu sendiri," tutupnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Gerung Turmudzi, S.Pd menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan adalah untuk mempererat tari silaturahmi sesama keluarga besar SMPN 4 Gerung, menumbuhkan rasa empati sesama.

"Kami juga berterima kasih atas hadirnya Kepala Dinas dalam kegiatan ini, sangat inspiratif dan memberikan semangat perubahan dalam memajukan pendidikan kita khususnya di Lombok Barat. Terutama mengurangi angka putus sekolah seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas pada sambutan dan arahannya," terangnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kabid GTK. Dr. H. Akhmad Sujai, S.Pd.M.Pd.

Kegiatan peringatan Nuzulul Qur'an diawali dengan kegiatan bagi Takjil gratis di depan Gerbang Sekolah dan Bundaran Giri Menang Square oleh dewan Guru dan siswa serta dirangkai buka puasa bersama dengan Kepala Dinas, Dewan Guru dan Siswa SMP 4 Gerung. (el02)


Posting Komentar

1Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar
DISCLAIMER:
EPIC LOMBOK menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.