Jelang Nataru, Bupati HJ. Sumiatun Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Lombok Barat

0


Giri Menang - Dalam rangka menghadapi Perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru 2024 , dilaksanakan Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dengan seluruh Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang bertempat di Ruang Rapat Jayengrane Senin (18/12/2023).   

Turut hadir Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun,Sekretaris Daerah H. Ilham,Para Asisten, Anggota Forkopimda, Kepala OPD dan Camat Se-Kabupaten Lombok Barat dan tamu undangan lainnya.   Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun dalam arahan menyampaikan bahwa pagi ini baru saja Pemkab Lombok Barat melaksanakan upacara bendera memperingati HUT NTB ke-65 yang jatuh pada tanggal 17 Desember 2023. Ini berarti satu minggu kemudian umat Kristiani akan merayakan Natal 2023 kemudian Tahun Baru 2024 yang bertepatan pula dengan masa liburan semester anak-anak sekolah.   "Baru saja kita peringati HUT NTB Ke-65 sehingga seminggu kemudian saudara-saudara umat Kristiani akan merayakan Natal dan Tahun Baru", terangnya.  


Bupati Hj. Sumiatun menjelaskan momen Natal dan Tahun Baru yang bersamaan dengan masa liburan ini akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berpergian baik itu untuk berlibur, mengunjungi sanak saudara maupun untuk berusaha dimana hal tersebut tentu akan meningkatkan mobilitas warga. Hal ini tentu memerlukan perhatian semua pihak agar penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat dapat dilaksanakan dengan optimal. Untuk itu Bupati menugaskan kepada para Kepala OPD terkait untuk melakukan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi dengan TNI/Polri dan instansi terkait.   "Kami menegaskan kepada Kasat Pol.PP untuk melakukan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi dengan TNI/Polri terkait keamanan masyarakat", tegasnya.  

Selain itu Bupati Hj. Sumiatun memerintahkan Kalak BPBD dan Kadis Damkar untuk memetakan wilayah rawan kebakaran, memastikan kesiapsiagaan aparatur serta peralatan pemadam kebakaran dan penyelamatan dalam rangka penanggulangan kebakaran. Memetakan potensi terjadinya bencana alam dan non alam serta mengkoordinasikan dengan instansi terkait.  "Untuk Kalak BPBD dan Kadis Damkar agar memetakan wilayah rawan kebakaran dan rawan bencana alam serta non alam", sambungnya.  

Sedangkan kepada seluruh Camat, Hj. Sumiatun menugaskan bersama-sama dengan pemerintah desa dan masyarakat membersihkan saluran air untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah masing-masing. Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan perantingan maupun penebangan pohon yang berpotensi patah atau tumbang terkena terjangan angin. 

 "Bagi Camat dan Perangkat Desa agar bersama-sama dengan masyarakat gotong royong membersihkan saluran air agar tidak terjadi banjir", harapannya.  

Bupati Hj. Sumiatun berharap agar pergantian tahun 2023 ke tahun 2024 dapat dilalui dengan aman, nyaman dan tentram. Hal ini bisa diwujudkan apabila seluruh elemen masyarakat bisa saling menjaga dan menjunjung tinggi toleransi.  "Saya berharap pergantian tahun 2023 ke tahu 2024 ini dapat kita lewati dengan baik", tutupnya.  


Sementara itu Sekretaris Daerah H. Ilham menyampaikan bahwa tujuan Rapat Koordinasi ialah untuk mengkordinasikan, menyamakan persepsi, menyatukan langkah dan tindakan terkait isu strategis yang dihadapi terutama dalam menghadapi Perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru 2024.   Beberapa permasalahan yang dibahas pada rapat ini adalah yang berpotensi mengganggu Kamtibmas dalam perayaan Natal dan Tahun Baru diantaranya adalah penyalahgunaan narkoba, pengawasan tempat-tempat ibadah, menjaga ketertiban lalulintas pada malam pergantian tahun, penanggulangan terorisme dan kenakalan remaja.   "Rakor ini sebagai ajang penyatuan persepsi semua pihak dalam menghadapi Perayaan Natal dan Tahun Baru", jelasnya.  

Sekda H. Ilham lebih lanjut menyampaikan bahwa pengamanan dalam pelaksanaan Natal dan Tahun Baru tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, yang menjadikan cenderung kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan di masyarakat. Perlu sinergitas yang baik, kebersamaan dan koordinasi yang baik hingga tingkat desa/kelurahan untuk kesuksesan kegiatan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2024 .   "Kita harus tetap waspada terhadap dinamika yang terjadi di masyarakat sehingga sinergisitas semua elemen menjadi kuncinya", tutupnya. 

Posting Komentar

0Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)