Koalisi Anak Muda NTB Sebut Johan Layak Kembali Duduk di Senayan

0

 


Jakarta- Ketua Umum Koalisi Anak Muda NTB (KMN) Jakarta, Arif Rahman menyebut Johan Rosihan layak kembali duduk sebagai Anggota DPR RI untuk kedua kalinya.

Dia menilai Johan merupakan figur yang humanis, cerdas dan merakyat.

Hal itu terlihat dari berbagai macam terobosan yang dilakukan oleh mantan Anggota DPRD NTB itu.

Arif juga menganggap Johan merupakan wakil rakyat yang langka di parlemen.

"Pak Johan inikan sosok yang langka, jarang kita temui Anggota DPR yang bisa menjadi singa di Parlemen sekaligus berhati malaikat di tengah rakyat," bebernya.

Selain itu pemuda asal Dompu tersebut juga melihat Johan sebagai figur yang selalu dekat dengan rakyat.


Politisi PKS itu dianggap rajin menemui dan menyerap aspirasi dari konstituennya di dapil Pulau Sumbawa.

" Hampir setiap hari saya melihat di lini masa media sosial Johan turun langsung mendengar keluhan rakyat," ungkapnya.

Menurutnya tindakan dari Anggota DPR RI Komisi IV itu  merupakan sinyal politik yang baik bagi alam demokrasi.

"Di tengah isu absennya DPR membela kepentingan rakyat, Johan malah menguatkan harapan demokrasi dengan rajin mendengar aspirasi mereka," jelas Arif.

Dia melanjutkan Johan bukan hanya mendengar lalu melupakan, tapi juga terbukti dengan tegas dan lantang menyuarakan aspirasi rakyat pulau Sumbawa di Senayan.

"Johan inikan bukan politisi omong kosong, kita bisa lihat teriakannya demi membela rakyat di parlemen saat melakukan RDPU dengan pemerintah," tegasnya.

Magister Ilmu Komunikasi Politik Paramadina ini juga percaya bahwa pemilih di dapil Pulau Sumbawa sudah cerdas dan tidak akan tergoda dengan politisi yang bermodalkan omong kosong.

"Voter di Pulau Sumbawa ini kan makin hari kian cerdas, jadi mereka tentu akan memilih wakil rakyat yang sudah terbukti bekerja seperti Johan," terangnya.

Tags

Posting Komentar

0Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)
DISCLAIMER:
EPIC LOMBOK menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.