Sejumlah Perwira Polresta Mataram Ikut Upacara Bersama Siswa di SMPN 13, Sampaikan Pesan Kamtibmas di Kalangan Pelajar !

Daftar Isi




Mataram, NTB – Komitmen Polresta Mataram dalam mendukung dunia pendidikan terus diwujudkan melalui Program Polisi Peduli Pendidikan. Kali ini, sejumlah pejabat utama Polresta Mataram hadir mengikuti upacara bendera bersama guru dan siswa SMPN 13 Mataram, Senin (02/11/2026).


Sejumlah perwira yang hadir di antaranya Kasat Lantas Polresta Mataram Kompol Muhamad Puteh Rinaldi, S.I.K., M.Sc., Kasat Resnarkoba AKP Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K., S.I.K., Wakasat Samapta AKP Heri Santoso, serta Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi, SH.


Dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Kompol Muhamad Puteh Rinaldi bertindak sebagai inspektur upacara.


Kehadiran jajaran kepolisian bukan sekadar mengikuti kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dengan lingkungan pendidikan. Kegiatan ini sekaligus merupakan implementasi Program Polisi Peduli Pendidikan dalam mendukung Quick Wins Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat.



Usai upacara, para perwira Polresta Mataram menyempatkan diri menyapa dan berdialog langsung dengan para guru serta siswa. Dalam kesempatan tersebut, mereka menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas, terutama mengenai pencegahan kenakalan remaja, perundungan atau *bullying*, penyebaran berita bohong (*hoaks*), tawuran antarpelajar, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.


Kasat Lantas Polresta Mataram Kompol Muhamad Puteh Rinaldi mengatakan, kehadiran polisi di sekolah merupakan bentuk dukungan terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan terbebas dari berbagai perilaku negatif.


“Selain menjalin silaturahmi dengan pihak sekolah dan para siswa, kami juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kami mengajak pihak sekolah meningkatkan pengawasan dan bimbingan kepada siswa, mengingat sejumlah peristiwa kejahatan jalanan saat ini melibatkan anak-anak,” ujarnya.



Ia menegaskan, upaya mencegah kenakalan remaja dan berbagai bentuk gangguan keamanan di lingkungan pendidikan tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Diperlukan keterlibatan pihak sekolah, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat agar para siswa mendapatkan pengawasan dan pembinaan yang baik.


Melalui Program Polisi Peduli Pendidikan, Polresta Mataram berharap komunikasi dan kerja sama dengan lembaga pendidikan semakin kuat. Dengan demikian, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini sehingga proses belajar mengajar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Posting Komentar