Warga Kebon Kongok Tumpah Ruah, Iringi Langkah Nurdinah Menuju Pilkades Sukamakmur
Lombok Barat - Suasana pendaftaran calon Kepala Desa Sukamakmur, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, berlangsung meriah. Warga Kebon Kongok tumpah ruah mengiringi Nurdinah, S.Adm., saat mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Sukamakmur pada hari terakhir tahapan pendaftaran.
Iring-iringan pendukung berjalan menuju lokasi pendaftaran dengan penuh semangat. Suasana semakin meriah dengan alunan musik berirama semangat yang mengiringi barisan pendukung Nurdinah, S.Adm.
Kehadiran warga menjadi bentuk dukungan terhadap langkah Nurdinah untuk ikut dalam kontestasi Pilkades Sukamakmur. Pendaftaran tersebut juga menjadi momentum bagi Nurdinah untuk menyampaikan gagasan serta harapan terhadap arah pembangunan Desa Sukamakmur ke depan.
Dalam penyampaian setelah pendaftaran, Nurdinah mengatakan keputusan maju dalam Pilkades berangkat dari dorongan masyarakat, keluarga, serta keinginan untuk melihat perkembangan Desa Sukamakmur yang lebih baik.
“Yang melatarbelakangi langkah ini pertama karena ada dorongan dari masyarakat, termasuk orang-orang dari Pasaran Poh. Kemudian kami melihat perkembangan desa selama beberapa tahun terakhir. Dari perkembangan tersebut, kami memutuskan untuk Bismillah memulai dan bergerak bersama teman-teman melalui proses pencalonan terlebih dahulu,” ujar Nurdinah, Rabu, 7 Oktober 2026.
Nurdinah mengatakan dukungan juga datang dari keluarga dan masyarakat. Keputusan maju dalam Pilkades disebut sudah melalui pertimbangan bersama.
“Dari keluarga juga mengatakan Bismillah. Karena sudah ada dorongan dari masyarakat, maka Bismillah kami niatkan langkah ini dengan sungguh-sungguh. Insyaallah apa pun yang terjadi, kami terima dengan lapang dada dan kami terima dengan baik,” kata Nurdinah.
Terkait keputusan mendaftar pada hari terakhir, Nurdinah menyampaikan bahwa momentum tersebut merupakan bagian dari kesempatan yang tersedia dalam tahapan pendaftaran.
“Kalau mengambil hari terakhir, sebenarnya karena kesempatan masih terbuka. Ini juga merupakan dorongan dari teman-teman semua. Kami melihat masih ada kesempatan untuk mengambil langkah ini,” ujar Nurdinah.
Nurdinah tidak mengusung tema khusus dalam pendaftaran. Fokus utama yang disampaikan lebih diarahkan pada upaya membangun Desa Sukamakmur secara bersama-sama dengan masyarakat.
“Tidak ada tema khusus. Harapan kami, semoga kita bisa bersinergi. Desa ini kalau dibangun bersama, tentu kita bisa melakukan berbagai hal untuk kemajuan desa,” ungkap Nurdinah.
Nurdinah juga menyampaikan sejumlah gagasan yang ingin didorong apabila mendapat amanah dari masyarakat. Salah satu perhatian utama adalah peningkatan pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat.
“Kita ingin pemerintah desa lebih dekat dengan masyarakat. Pelayanan kepada masyarakat harus terus diperbaiki sehingga hubungan antara pemerintah desa dengan masyarakat semakin baik, seperti masyarakat dengan masyarakat sendiri,” kata Nurdinah.
Selain pelayanan publik, Nurdinah menyoroti sektor pertanian sebagai salah satu potensi utama Desa Sukamakmur. Pengembangan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes disebut menjadi salah satu langkah untuk menggali dan mengembangkan potensi ekonomi desa.
“Kita akan mengembangkan BUMDes dan mencoba menggali potensi-potensi desa. Potensi tersebut kemudian dikembangkan melalui BUMDes. Hampir 80 persen masyarakat kita bergerak di sektor pertanian dan perkebunan, sehingga sektor pertanian menjadi salah satu potensi yang harus kita kembangkan,” jelas Nurdinah.
Nurdinah juga menyampaikan pentingnya inovasi dalam pengelolaan pemerintahan desa serta pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
“Kita akan mencoba menghadirkan inovasi, terutama dalam pelayanan dan pengembangan potensi desa. Aspirasi masyarakat harus menjadi perhatian agar kebijakan desa benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat,” tutur Nurdinah.
Menjelang pelaksanaan Pilkades, Nurdinah mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan persatuan. Perbedaan pilihan politik disebut sebagai hal yang wajar dalam proses demokrasi.
“Harapan kami, mudah-mudahan seluruh masyarakat dari wilayah yang paling ujung sampai wilayah lainnya tetap menjaga ketertiban. Perbedaan pilihan itu wajar dan memang bagian dari demokrasi,” ujar Nurdinah.
Menurut Nurdinah, perbedaan pilihan tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persaudaraan masyarakat Desa Sukamakmur.
“Perbedaan itu harus kita jadikan kekuatan bersama. Mari kita jaga Desa Sukamakmur supaya tetap aman, kondusif, makmur, dan tetap bersama,” pungkas Nurdinah.




Posting Komentar