Terima Audiensi Mahasiswa, Ketua DPRD Kota Mataram Tegaskan Penganggaran APBD Sesuai Mekanisme dan Transparan
MATARAM — Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, menerima audiensi dari perwakilan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Pertemuan tersebut membahas transparansi penganggaran daerah serta klarifikasi mengenai usulan pokok-pokok pikiran (pokir) dewan yang masuk dalam dokumen perencanaan APBD. (8/10/2026)
Dalam keterangannya usai menerima audiensi, Abdul Malik menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan program pokok pikiran dewan telah melalui tahapan resmi yang berlaku. Usulan tersebut dimasukkan secara terstruktur sejak tahap RKPD, pembahasan KUA-PPAS, hingga penetapan APBD.
"Pengajuan program pokok-pokok pikiran DPRD harus masuk satu minggu sebelum Musrenbang, dan semua sudah kita lakukan sesuai mekanisme yang ada," ujar Abdul Malik.
![]() |
| Abdul Malik - Ketua DPRD Kota Mataram |
Menanggapi isu mengenai adanya penyimpangan atau "anomali" pada usulan pokir dewan—termasuk yang mengarah pada sektor pendidikan—Abdul Malik meluruskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi dan review anggaran. Usulan sarana prasarana seperti toilet sekolah tetap dikembalikan ke pemerintah daerah sesuai kebutuhan. Dari hasil pemaparan review Inspektorat, pergeseran atau koreksi pada anggaran sektor pendidikan tercatat sangat minim.
"Bukan anomali, bahasa yang lebih tepat adalah review. DPRD hanya mempertahankan bahwa masyarakat di daerah konstituen memang membutuhkan program tersebut. Selanjutnya, Inspektorat yang meluncurkan review berdasarkan parameter MCP (Monitoring Center for Prevention) dari Korsup Pencegahan KPK," jelasnya.
Lebih lanjut, Ketua DPRD mengapresiasi langkah dan kepedulian mahasiswa LMND yang terus mengawal jalannya pemerintahan dan penganggaran daerah. Menurutnya, masukan dari mahasiswa menjadi bentuk kontrol sosial yang positif agar dewan senantiasa cermat dan hati-hati dalam membahas belanja daerah.
"Kami sangat bersyukur dan menyambut positif kepedulian adik-adik mahasiswa. Ini menjadi kontrol bagi kami agar terus meningkatkan kehati-hatian dan kecermatan dalam setiap tahapan perencanaan APBD," pungkas Abdul Malik.





Posting Komentar