Kadispar Lombok Utara Dukung Penuh Ajang Puteri Anak dan Remaja NTB 2026, Ingatkan Peserta Jaga Kesehatan Jelang Kompetisi di Nasional

Daftar Isi


MATARAM — Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Dende Dewi Trensa Budi, menyampaikan apresiasi mendalam serta dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang Puteri Anak dan Remaja Indonesia NTB 2026 serta Puteri Batik Cilik dan Remaja Indonesia 2026.


Hal tersebut diungkapkannya saat memberikan sambutan dalam Acara Konferensi Pers yang digelar di Aula Handayani Dikpora NTB pada Senin, 19 Oktober 2026.


Dalam sambutannya, Dende Dewi mengapresiasi proses seleksi yang telah dilalui oleh anak-anak peserta yang dinilai cukup panjang dan melelahkan. Ia berharap ajang ini dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus membuktikan kemampuan diri hingga ke tingkat nasional.


"Mulai dari tahap seleksi dulu anak-anak, kemudian direpotin terus oleh kami semua, tapi alhamdulillah tentunya kita sama-sama doakan anak-anak ini menjadi salah satu semangat untuk mereka juga membuktikan diri mereka ke tingkat nasional," ujar Dende Dewi.



Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pejabat, kepala OPD, serta kepala sekolah yang turut hadir memberikan dukungan. Khusus kepada jajaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispar Ekraf) NTB, ia memuji sinergi dan dukungan luar biasa yang diberikan kepada para peserta.


Pesan untuk Orang Tua dan Peserta: Fokus Persiapan dan Jaga Kesehatan


Menjelang puncak acara, Dende Dewi berpesan kepada para orang tua dan pendamping agar senantiasa mendampingi anak-anak dalam mempersiapkan diri secara matang. Ia mengingatkan agar persiapan tidak hanya berfokus pada materi lomba saja, tetapi juga pada penjagaan kondisi fisik dan kesehatan mental peserta.


"Pesan kami sebagai orang tua mewakili bunda-bundanya, anak-anak harus mulai persiapannya bukan hanya totalitas fokus ke persiapan saja, tapi juga menjaga kondisi kesehatannya," pesan Dende Dewi.



Ia mengingatkan para peserta agar tidak memforsir diri hingga kelelahan atau kurang tidur, mengingat waktu pelaksanaan grand final yang sudah semakin dekat di tengah kondisi cuaca yang menantang.


"Jangan sampai saking doyannya nanti begadang, lupa tidur, jadinya kan sakit. Karena seminggu lagi loh ini sudah enggak terasa, ya. Jadi dengan kondisi cuaca yang seperti ini, maksimalkan dirinya tapi tetap menjaga kondisi kesehatannya," pungkasnya.

Posting Komentar