Jaga Masa Depan Pemuda NTB , Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Penguatan Mental serta Karakter Pemuda di Sekolah-sekolah
Lombok Utara - Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi NTB sukses menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penguatan mental, karakter pemuda, serta pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstrimisme, dan edukasi bijak bermedia sosial. Kegiatan kolaboratif ini dilaksanakan bekerja sama dengan Satgaswil NTB Densus 88 Anti Teror Polri.
Rangkaian kegiatan menyasar dua lokasi sekolah di Kabupaten Lombok Utara (KLU), yakni SMAN 1 Pemenang dan SMAN 1 Tanjung, serta rencananya akan dilanjutkan ke Kabupaten Lombok Timur pada pekan depan.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME, yang akrab disapa Ajik, menegaskan pentingnya penguatan mental bagi generasi muda sebagai fondasi utama untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.
“Sosialisasi ini adalah upaya pencegahan dari tindakan Teroris Anarkis dan perundungan, sekaligus guna mengasah minat belajar dan berorganisasi,” ujar H. Tarmidzi.
Ia juga mengajak para siswa untuk gemar berbagi ilmu, fokus mengejar prestasi, berani keluar dari zona nyaman, serta memperkuat karakter melalui keterlibatan aktif dalam organisasi di luar jam pelajaran kelas. Menurutnya, sekolah harus bertransformasi menjadi zona nyaman dan tempat paling aman guna mendukung misi NTB Makmur Mendunia.
Kegiatan di SMAN 1 Pemenang turut dihadiri oleh Nitya Puteri Remaja Advokasi NTB 2026 dan Bunga Puteri Remaja Indonesia Persahabatan NTB 2026. Sementara itu, di SMAN 1 Tanjung, acara dimeriahkan kehadiran Bintang (The Winner Putri Pariwisata KLU) serta Ihsan Tanjung (pemuda asal Lombok yang lolos Program Aiyep Pertukaran Pemuda Antar Negara tujuan Australia yang dijadwalkan berangkat pada 3 November mendatang).
Dalam sesi materi, Perwakilan Densus 88 Anti Teror NTB, Briptu Panji Ramadhan Abdilah, menyampaikan bahwa sekolah dan lingkungan keluarga memiliki peran sentral dalam membentengi generasi muda. Pencegahan radikalisme tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus dimulai secara sinergis dari ruang kelas dan rumah. Pemaparan edukatif tersebut turut diperkuat oleh Briptu Lalu Naufal agar mudah dicerna oleh para siswa.
Perwakilan Pengent Paguyuban Putri Remaja Indonesia NTB, Bunga Nirmala Hidayah dan Nitya, turut menyampaikan materi lugas mengenai bahaya pernikahan dini, kampanye stop narkoba, hingga gerakan anti-perundungan (stop bullying). Semangat para siswa SMAN 1 Tanjung semakin terbakar berkat paparan inspiratif dari Bintang selaku Putri Pariwisata KLU serta dorongan dari Ihsan Tanjung terkait pentingnya literasi membaca dan penguasaan bahasa asing.
Melalui kegiatan yang diisi dengan dialog interaktif dan tanya-jawab ini, Pemprov NTB berkomitmen memastikan proses belajar siswa berjalan lancar tanpa hambatan sosial maupun ancaman paham radikal. Dinas Dikpora NTB juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kepala SMAN 1 Pemenang, Bapak Yusran Hadi, S.Pd., dan Kepala SMAN 1 Tanjung, Ibu Fatmawati, S.Pd., atas sambutan dan fasilitasi yang luar biasa selama kegiatan berlangsung.





Posting Komentar