Gali Potensi Kuliner yang Hampir Punah, Desa Wisata Bonjeruk Gelar Festival Pangan Lokal

Daftar Isi



BONJERUK — Desa Wisata Bonjeruk resmi menggelar Festival Pangan Lokal guna memperkenalkan kembali ragam kekayaan kuliner tradisional yang ada di tengah masyarakat. Kegiatan ini diinisiasi untuk memantik kepedulian terhadap potensi pangan lokal yang selama ini dinilai mulai jarang ditemukan, namun ternyata masih menyimpan potensi besar untuk dikembangkan. (24/10/2026)


Festival Pangan Lokal Bonjeruk tersebut dilaksanakan dari tanggal, 23-25 Oktober 2026 bertempat di Pawon 21 Desa Bonjeruk - Lombok Tengah.


Ketua Panitia Festival Pangan Lokal Bonjeruk, Apriliawan Sukma, SP., menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini sangat tinggi. Warga setempat turut ambil bagian dengan membawa tanaman pangan milik mereka untuk dipamerkan, digali bersama cara pengolahannya, serta ditingkatkan nilai manfaatnya bagi keluarga maupun khalayak luas.  



Potensi Besar untuk Desa Wisata


Meskipun pengelolaan pangan lokal saat ini belum sepenuhnya terorganisasi secara luas di tengah masyarakat, keberadaannya dinilai sangat potensial bagi perkembangan Desa Wisata Bonjeruk.  

 Daya Tarik Wisata: Pangan lokal yang unik dan belum banyak diketahui publik dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Desa Bonjeruk.  

 Alternatif dan Diversifikasi: Festival ini membuka peluang besar untuk mengeksplorasi cara pengolahan baru serta penganekaragaman menu berbasis bahan pangan lokal.  

 Sinergi dengan Program Pemerintah: Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam penganekaragaman pangan, yakni memperkenalkan keanekaragaman makanan di piring keluarga sebagai alternatif menu utama.  



Festival Pangan Lokal Bonjeruk diselenggarakan selama tiga hari dengan menghadirkan tiga agenda utama bagi pengunjung:


 Pameran Pangan Lokal: Menampilkan berbagai jenis makanan serta bahan pangan yang pernah dan sedang ada di Desa Bonjeruk.  

 Sesi Diskusi dan Pencicipan: Ruang interaktif bagi pengunjung untuk berbagi pengalaman mencicipi dan merasakan langsung olahan pangan lokal.  

 Inovasi Pengolahan Modern: Berkreasi dengan bahan-bahan konvensional seperti singkong dan ubi agar diolah menjadi sajian yang lebih modern serta dapat diterima oleh anak-anak maupun berbagai kalangan.  


Melalui festival ini, panitia berharap pangan lokal tidak hanya menjadi identitas kuliner Desa Bonjeruk, tetapi juga dapat menginspirasi desa-desa lain yang memiliki iklim dan potensi serupa untuk mengangkat kekayaan pangan lokal ke tingkat yang lebih luas.

Posting Komentar