Dikpora NTB Dorong Pemuda Pelopor Desa Jadi Motor Penggerak Pembangunan Menuju NTB Makmur Mendunia
MATARAM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat peran strategis pemuda dalam membangun daerah, khususnya melalui program Pemuda Pelopor Desa. Hal tersebut ditegaskan oleh Kabid Kepemudaan Dikpora NTB, Ajik Tarmizi, usai pelaksanaan Upacara Hari Sumpah Pemuda di Halaman Kantor Dikpora NTB.
Penghargaan ini mencakup lima bidang utama dengan tiga penerima penghargaan per bidang (total 15 orang). Proses seleksi tingkat provinsi diselenggarakan oleh Dikpora NTB bersama tim penilai yang menyasar berbagai kabupaten/kota di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
![]() |
| Ajik Tarmizi - Kabid Kepemudaan Dikpora NTB (Jas Hitam) |
Ajik menyampaikan bahwa para pemuda pelopor desa yang telah terpilih memiliki peran krusial sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Ke depan, pihak Dikpora NTB berkomitmen untuk terus mengawal dan memperluas jangkauan program ini agar para pemuda pelopor dapat turun langsung ke lapangan dan membimbing generasi muda di tingkat desa.
"Sesuai dengan namanya, pemuda pelopor desa, mereka akan menjadi pelopor. Harapan kami untuk tahun depan, dalam pelaksanaan seleksi Pemuda Pelopor, mereka akan turun ke lapangan membimbing adik-adiknya untuk menjadi pemuda pelopor desa selanjutnya," ujar Ajik Tarmizi.
Ia menambahkan, penyebaran para pemuda berprestasi ini dinilai cukup merata dari berbagai daerah di NTB. Melalui semangat kebersamaan dan persatuan pemuda, pemerataan inovasi dari tingkat desa diyakini mampu mendukung visi besar "NTB Makmur Mendunia".
Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Terorisme
Sebagai rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda, Dikpora NTB juga menggelar forum dan purna Pemuda Pelopor yang diisi dengan pelatihan kepemimpinan. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah instansi terkait turut dilibatkan secara langsung untuk memberikan pembekalan kepada para pemuda.
Badan Narkotika Nasional (BNN) hadir memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, sementara Densus 88 Antiteror memberikan wawasan mendalam mengenai ancaman serta bahaya paham anarkis dan terorisme.
"Kami berharap para pemuda ini dapat melanjutkan dan menyampaikan semua ilmu yang didapat ke ranah yang paling bawah, karena merekalah pemuda pelopor bagi harapan kami," tegas Ajik.
Dikpora NTB mencatat bahwa inovasi-inovasi yang lahir dari para pemuda di berbagai bidang merupakan bentuk nyata kontribusi nyata dalam mewujudkan misi pembangunan daerah. Pihaknya mengapresiasi peran aktif seluruh pemuda pelopor yang dinilai memiliki andil besar dan peran penting bagi kemajuan NTB di masa depan.
Lima Juara Pertama (Mewakili NTB ke Tingkat Nasional)
Lima juara pertama dari masing-masing bidang akan dipersiapkan untuk seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Nasional pada November 2026:
- Kewirausahaan: Samsuddin (Lombok Tengah)
- Seni dan Budaya: Melanie Fitri (Sumbawa)
- Pelestarian Lingkungan Hidup: Adelia Rizkiana (Lombok Utara)
- Ekonomi Digital: Agustina (Kabupaten Bima)
- Sosial Kemasyarakatan: Arif Al Hakim (Lombok Barat)





Posting Komentar