Di Arena Musda ! Sekjen DPP Partai Demokrat Ajak Seluruh Kader di NTB Panjatkan Doa Untuk Almarhum TGH. L. M. Turmudzi Badarudin
MATARAM — Suasana khidmat menyelimuti pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-V DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Hotel Astoria, Mataram, Jumat (16/10/2026). Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, secara khusus mengajak seluruh pengurus, kader, dan simpatisan Partai Demokrat di NTB untuk memanjatkan doa bersama bagi almarhum TGH. L. M. Turmudzi Badarudin.
Almarhum TGH. L. M. Turmudzi Badarudin—Pimpinan Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu yang akrab disapa Tuan Guru Bagu atau Datok Bagu—berpulang ke Rahmatullah pada Kamis (15/10/2026) pukul 13.37 WITA di RSUD Provinsi NTB pada usia 90 tahun.
Dalam sambutannya, Herman Khaeron menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas wafatnya salah satu ulama kharismatik dan tokoh bangsa asal Lombok tersebut.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Nusa Tenggara Barat dan bangsa Indonesia hari ini kehilangan salah satu putra terbaik, seorang ulama besar yang sejuk dan terus mengayomi umat. Di momen Musda ke-V DPD Partai Demokrat NTB ini, mari kita sejenak menundukkan kepala dan memanjatkan doa terbaik untuk Almarhum Tuan Guru Bagu," ujar Herman Khaeron di hadapan ratusan kader yang hadir.
Herman menambahkan bahwa keteladanan, nasihat, dan perjuangan dakwah Datok Bagu semasa hidup menjadi warisan spiritual dan moral yang sangat berharga, tidak hanya bagi masyarakat NTB tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.
"Beliau adalah sosok ulama yang konsisten menjaga kesejukan ukhuwah, membimbing masyarakat dengan kelembutan, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang kuat,"* tambahnya.
Melalui mengheningkan cipta dan doa bersama tersebut, jajaran pengurus DPP dan DPD Partai Demokrat NTB berharap almarhum TGH. L. M. Turmudzi Badarudin mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta keluarga dan santri yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.




Posting Komentar