Saiful Anshori Tawarkan “Lumbung Warga,” Akses Pinjaman BUMDes Lewat RT

Daftar Isi



LOMBOK TENGAH - Mantan Kepala Desa Bonjeruk, Saiful Anshori, menawarkan gagasan penguatan ekonomi warga melalui program BUMDes Lumbung Warga. Konsepnya, layanan simpan pinjam BUMDes dibuat lebih dekat dengan masyarakat dengan RT sebagai pintu awal pelayanan.

Melalui program tersebut, warga yang membutuhkan akses permodalan tidak harus langsung datang ke kantor desa. Pengajuan dan pelayanan awal dapat dilakukan melalui RT, sebelum diproses dalam sistem BUMDes.

Saiful mengatakan konsep Lumbung Warga ditujukan terutama untuk membantu usaha kecil dan kebutuhan produktif masyarakat.

“Lumbung Warga ini kami gagas agar akses permodalan lebih dekat dengan masyarakat. RT menjadi pintu awal pelayanan, sementara pengelolaannya tetap melalui BUMDes dengan aturan dan pencatatan yang jelas,” kata Saiful.

Menurut Saiful, BUMDes tidak semata-mata harus berorientasi pada pendapatan desa. Keberadaannya juga perlu memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan melibatkan RT sebagai pintu pelayanan, ia berharap akses warga terhadap program BUMDes menjadi lebih mudah sekaligus memperkuat peran RT dalam pelayanan di tingkat lingkungan.

Namun, Saiful menilai kemudahan akses harus dibarengi dengan tata kelola yang sehat. Ia menekankan pentingnya transparansi dalam persyaratan, pencatatan pinjaman, mekanisme pengembalian hingga pengawasan.

“Yang paling penting bukan hanya memberikan pinjaman, tetapi bagaimana sistemnya sehat, transparan dan bisa terus berjalan. Jangan sampai membantu warga hari ini, tetapi menjadi persoalan di kemudian hari,” ujarnya.

Program BUMDes Lumbung Warga menjadi salah satu gagasan Saiful Anshori dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa.

Posting Komentar