Dikpora NTB, Densus 88 dan Putri Anak Indonesia NTB 2026 Berkolaborasi Perkuat Karakter Generasi Muda

Daftar Isi



MATARAM — Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT) Polri Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama dengan Bidang Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Paham Radikalisme di SMAN 4 Mataram. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah proaktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari ancaman ideologi ekstrem. (25/9)


Sosialisasi ini berfokus pada pemberian pemahaman secara komprehensif kepada para siswa-siswi mengenai ancaman serta bahaya paham Radikalisme, Ekstremisme, tindakan Bullying (perundungan), hingga berbagai potensi kejahatan dan dampak negatif di Dunia Digital.


Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB, Ajik Tarmizi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya edukasi dan pencegahan dini bagi para pelajar agar proses belajar-mengajar di sekolah tidak terganggu oleh pengaruh paham-paham yang merusak.



"Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dini guna menyelamatkan generasi muda kita dari berbagai potensi paham yang dapat mengganggu proses belajar para siswa. Lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang aman dan produktif untuk tumbuh kembang mereka," ujar Ajik Tarmizi.


Lebih lanjut, Ajik Tarmizi juga memberikan dorongan moral agar para pelajar tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga aktif mengasah minat dan bakat di luar kelas.


"Kami mendorong agar siswa-siswi tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga berani mengasah potensi di bidang non-akademik. Karakter yang kuat dan keterampilan yang beragam adalah benteng terbaik dari pengaruh negatif," tambahnya.



Hadirkan Finalis Putri Anak Indonesia NTB sebagai Inspirasi


Kegiatan ini semakin berkesan dengan hadirnya dua Finalis Putri Anak Indonesia Provinsi NTB, Saras dan Siska. Kedua siswi berprestasi ini dijadwalkan akan segera bertolak ke Jakarta untuk mewakili Provinsi NTB dalam ajang perlombaan tingkat Nasional.


Kehadiran Saras dan Siska digandeng langsung oleh pihak Dikpora NTB untuk memperkenalkan diri sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa SMAN 4 Mataram. Langkah ini diharapkan dapat memberi contoh nyata (role model) bagi para pelajar dalam mengeksplorasi potensi diri, mengasah talenta, serta berkiprah aktif dalam berbagai kegiatan positif kepemudaan.


Melalui kolaborasi antara aparat kepolisian, instansi pendidikan, dan figur pemuda berprestasi ini, diharapkan para siswa SMAN 4 Mataram mampu membentengi diri dari pengaruh radikalisme sekaligus terpacu untuk terus mengukir prestasi bagi daerah.

Posting Komentar