Sekretaris Komisi III DPRD Lombok Barat Dorong Penataan Fasilitas Senggigi dan Solusi Perselisihan Pengelolaan Taman Narmada Lingsar

Daftar Isi



Lombok Barat — Sekretaris Komisi III DPRD Lombok Barat, Robihatul Khairiyah, menyoroti sejumlah isu strategis terkait penataan kawasan wisata serta sengketa pengelolaan aset daerah di Lombok Barat. (28/8)


Terkait kawasan wisata Senggigi, Robihatul menyampaikan bahwa sarana penerangan jalan dan fasilitas umum perlu ditingkatkan dan diperbaiki secara menyeluruh. Ia mengakui perbaikan penerangan sebenarnya telah dilakukan oleh dinas terkait melalui pemasangan lampu dan ornamen pendukung, namun kerap terkendala oleh aksi pengrusakan atau pencurian oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.


"Nanti akan ditertibkan dan diperbaiki lagi mana yang bisa diperbaiki secara menyeluruh di Senggigi, karena bagaimana pun kita sudah sama-sama merasakan dampak positifnya," ujar Robihatul.


Dorong Jalan Tengah Sengketa Taman Narmada Lingsar


Selain penataan Senggigi, Robihatul juga menanggapi isu seputar pengelolaan kawasan cagar budaya Taman Narmada Lingsar yang berada di daerah pemilihannya (Dapil). Menurutnya, perselisihan pengelolaan dan permasalahan tiket di lokasi tersebut merupakan isu klasik yang kerap berulang antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan pihak Kerama Pure.


Robihatul Khairiyah - Sekretaris Komisi III DPRD Lombok Barat

Ia menekankan pentingnya penetapan ulang batas lahan serta kejelasan Surat Keputusan (SK) Cagar Budaya agar konflik penguasaan lahan tidak terus berlarut-larut.


"Harapan kita ada jalan tengah yang baik untuk semua pihak tanpa ada yang dirugikan. Dalam rapat koordinasi sebelumnya, pihak BPN sudah dihadirkan, meskipun perwakilan Kerama Pure belum sempat hadir. Kita berharap Pemda Lombok Barat bisa menyikapi persoalan ini secara bijak," tegasnya.

Posting Komentar