Polda NTB Salurkan 8 Truk Bantuan Logistik dan Tim Trauma Healing untuk Korban Bencana Gempa Bumi di NTT

Daftar Isi



MATARAM — Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi memberangkatkan 8 truk berisi bantuan logistik serta mengirimkan tim pendukung menuju Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini merupakan bentuk kepedulian, empati, dan dukungan nyata Polda NTB untuk membantu memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat yang terdampak musibah bencana alam gempa bumi.


Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini adalah wujud empati mendalam dari jajaran Polda NTB kepada warga NTT yang sedang menghadapi masa sulit. Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Nusa Tenggara Barat untuk turut mendoakan para korban.


"Bencana ini adalah duka kita bersama. Kehadiran, kepedulian, dan dukungan kita semua sangat membantu agar saudara-saudara kita di NTT dapat melalui ujian ini," ujar Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.


Rincian Bantuan Logistik


Bantuan yang dikirimkan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di lokasi pengungsian sementara, yang meliputi:

  1. Air mineral dan susu
  2. Makanan siap saji untuk balita dan dewasa
  3. Mi instan dan roti
  4. Selimut, alas tidur, serta kebutuhan darurat lainnya



Pengiriman Personel dan Dukungan Psikologis


Selain bantuan material, Polda NTB juga mengerahkan personel khusus untuk membantu proses pemulihan trauma serta penanganan darurat di lokasi bencana:

  1. Tim Nakes & Psikologi SDM: Sebanyak 10 personel dikirimkan secara khusus untuk memberikan pendampingan psikologis (trauma healing) bagi para korban terdampak, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
  2. Personel Brimob & SAR: Personel Brimob disiagakan untuk membantu penanganan operasional di lapangan. Sementara itu, tim SAR Brimob di area NTT disiagakan penuh (standby) dan siap digerakkan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan di lapangan.


Pemberangkatan bantuan ini menjadi bukti bahwa kekuatan bangsa Indonesia terletak pada persatuan, gotong royong, dan kepedulian antar sesama. Diharapkan dukungan logistik serta kehadiran tim pendamping ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan pascabencana di NTT.

Posting Komentar