Dukung Konektivitas dan Ketahanan Pangan, Kapolda NTB Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Kota Mataram

Daftar Isi



MATARAM — Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., meresmikan secara langsung Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di area Wisata Giyong Siu, Kelurahan Babakan, Kota Mataram, pada Kamis (13/8/2026).


Peresmian di NTB ini merupakan bagian dari peresmian serentak 895 Jembatan Merah Putih Presisidi seluruh Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terpusat dari Kabupaten Lebak, Banten, dan diikuti secara virtual oleh jajaran Polda di seluruh Indonesia.


Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi ini dirancang tidak hanya untuk memperlancar mobilitas warga, tetapi juga untuk menyokong sektor pertanian lokal.




"Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk membuka jalur penghubung antarkampung yang selama ini terbatas, sekaligus memaksimalkan sistem irigasi pertanian bagi masyarakat di sekitarnya. Kami berharap jembatan ini menjadi urat nadi baru bagi roda perekonomian warga," ujar Kapolda NTB.


Tujuan dan Manfaat Utama


Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda NTB membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar, antara lain:

  1. Meningkatkan Aksesibilitas Warga: Membuka dan mempercepat jalur penghubung antarkampung serta antardesa yang sebelumnya sulit diakses atau mengalami kerusakan.
  2. Mendukung Fasilitas Umum & Ekonomi: Memudahkan mobilitas anak-anak menuju sekolah, mempercepat akses warga ke fasilitas kesehatan, tempat ibadah, hingga sentra ekonomi lokal.
  3. Optimalisasi Irigasi Pertanian: Membantu kelancaran aliran air dan distribusi irigasi bagi lahan-lahan pertanian di sekitar area Kelurahan Babakan.
  4. Wujud Nyata Gotong Royong: Pembangunan dilakukan secara swadaya melalui sinergi dan kolaborasi erat antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, relawan, serta masyarakat setempat.




Sinergi Nasional untuk Negeri


Secara nasional, program swadaya yang diinisiasi oleh Polri bersama TNI dan masyarakat ini telah berhasil membangun serta merevitalisasi 895 jembatan yang tersebar di 30 Polda. Dengan total panjang mencapai 19,2 kilometer, infrastruktur ini kini menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat langsung bagi lebih dari 2 juta penduduk di berbagai penjuru Nusantara.


Melalui peresmian ini, Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas), tetapi juga dalam mengawal pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

Posting Komentar