Perkuat Akurasi Data, Dinsos Kota Mataram Lanjutkan Sosialisasi Digitalisasi Bansos di Kecamatan Ampenan

Daftar Isi



MATARAM – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram kembali melanjutkan rangkaian Sosialisasi Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos). Memasuki hari kedua sesi kedua, kegiatan kali ini digelar di Kecamatan Ampenan, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Kecamatan Sandubaya dan Kecamatan Selaparang. (8/6)


Acara ini dihadiri secara langsung oleh Camat Ampenan, jajaran Lurah, operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG), kader Posyandu, Ketua RT, hingga Kepala Lingkungan se-Kecamatan Ampenan.


Tujuan utama dari sosialisasi di kecamatan ketiga ini adalah memperkuat sinergi dan kolaborasi di antara seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Hal ini dinilai krusial demi mewujudkan data sosial yang akurat, mutakhir, dan berintegritas sebagai fondasi utama penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.


Muzzakir Walad - Kadis Sosial (kiri), Erma Suryani - Camat Ampenan (tengah), Lalu Muhammad Bagus - Lurah Pejeruk - (kanan)


Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Muzzakir Walad menegaskan bahwa langkah digitalisasi ini tidak sekadar berfokus pada adopsi teknologi mutakhir, melainkan juga pada penguatan infrastruktur serta peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara berjenjang, mulai dari tingkat kota hingga ke level kelurahan dan lingkungan.


“Digitalisasi bantuan sosial bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi, tetapi juga membangun kolaborasi dari tingkat kota hingga lingkungan. Peran camat, lurah, operator SIKS-NG, kader Posyandu, RT, dan Kepala Lingkungan sangat penting untuk memastikan data masyarakat selalu akurat sehingga bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang berhak," ujar Muzzakir.


Melalui keberlanjutan program sosialisasi ini, Dinas Sosial Kota Mataram berharap dapat membangun komitmen bersama yang solid di semua lini. Transformasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan sosial yang jauh lebih cepat, transparan, dan akuntabel demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat Kota Mataram secara menyeluruh.




Untuk diketahui, Digitalisasi bansos adalah transformasi penyaluran bantuan sosial yang digagas oleh Kementrian Komunikasi dan Digital dan Dewan Ekonomi Nasional untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, transparan, dan terintegrasi menggunakan teknologi biometrik dan kecerdasan buatan (AI). Dimana Program digitalisasi Bansos nasional menetapkan 43 kabupaten/kota di Indonesia sebagai lokasi uji coba (pilot project).


“Implementasi Digitalisasi Bansos ini akan kita kebut, sesuai arahan Bapak Walikota. Agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses langsung secara cepat dan akurat terkait Bantuan Sosial dari Pemerintah” sambungnya.




Sementara itu, Camat Ampenan Erma Suryani menegaskan bahwa Digitalisasi ini dirancang untuk menciptakan sistem pertukaran data yang transparan, cepat, dan akurat. Sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi erat di antara seluruh pemangku kepentingan (stakeholders), mulai dari tingkat kecamatan hingga lingkungan. 


"Sinergi yang solid antara pihak kecamatan, kelurahan, hingga operator data adalah kunci. Data sosial yang akurat, mutakhir, dan berintegritas merupakan fondasi utama kita. Hanya dengan fondasi yang kuat ini, kita dapat memastikan seluruh skema bantuan sosial dari pemerintah benar-benar jatuh ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan secara tepat sasaran," ungkapnya.


Melalui sosialisasi ini, seluruh Lurah di Kecamatan Ampenan berkomitmen untuk segera melakukan akselerasi, mengawal validasi data di wilayah masing-masing, serta aktif mengedukasi masyarakat mengenai transisi sistem digital ini demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih berkeadilan.

Posting Komentar