Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Mataram Gelar Doa Bersama Lintas Agama Untuk Keselamatan Bangsa dan Negara

Daftar Isi



MATARAM – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama di Aula Gedung Polresta Mataram. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditujukan untuk memohon keselamatan, kedamaian, serta keutuhan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Mataram, jajaran pejabat utama (PJU) Polresta Mataram, personel Polri dan ASN, serta para tokoh agama dari perwakilan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha yang ada di wilayah Kota Mataram.


Kombes Pol Hendro Purwoko, S.I.K., M.H. - (Kapolresta Mataram)

Kapolresta Mataram, Kombes Pol Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan diri sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, masyarakat, dan para tokoh agama.


"Doa adalah kekuatan dalam ikhtiar memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk lebih baik lagi. Melalui doa bersama lintas agama ini, kita bersama-sama mengetuk pintu langit, memohon perlindungan bagi bangsa, sekaligus memantapkan komitmen Polri yang presisi dalam mengayomi masyarakat," ujar Kombes Pol Hendro Purwoko dalam sambutannya.




Peringatan ini mengusung tema besar "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat".

Ia memaknai diusia Polri ke 80 tahun sebagai momentum refleksi delapan dekade pengabdian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat transparansi, dan mendekatkan diri dengan masyarakat. 


“Polri harus terus berpegang teguh pada mandat konstitusional UUD 1945 serta nilai-nilai moral Tribrata dan Catur Prasetya. Hal ini menjadikan Polri sebagai institusi yang tangguh, bersih, modern, dan selalu berpihak pada kepentingan rakyat“ sambungnya


Kombes Pol Hendro juga menambahkan bahwa kebersamaan para tokoh agama dalam satu ruangan ini merupakan cerminan dari indahnya toleransi dan persatuan di Kota Mataram. Sinergi ini dinilai sangat krusial dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.


Suasana haru dan khidmat menyelimuti ruangan saat para pemuka agama memimpin doa secara bergantian sesuai dengan tata cara ibadah masing-masing. Seluruh hadirin tampak khusyuk mengamini setiap bait doa yang dipanjatkan untuk keselamatan para prajurit Bhayangkara yang bertugas, serta kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.


Melalui kegiatan ini, Polresta Mataram berharap pelayanan kepolisian ke depan dapat semakin profesional, humanis, dan semakin dicintai oleh masyarakat, sejalan dengan semangat pengabdian Hari Bhayangkara ke-80.

Posting Komentar