Dorong Mutu Berkelanjutan, Balai GTK NTB Tekankan Pentingnya Dukungan Ekosistem Digital bagi Pendidik
MATARAM — Peningkatan mutu layanan sekolah dan madrasah secara berkelanjutan memerlukan sinergi kuat dari seluruh elemen ekosistem pendidikan. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Wirman Kasmayadi, S.Pd., M.Si., saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Teknologi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA).
Acara yang mengusung tema strategi penguatan mutu pendidikan ini berlangsung dengan khidmat di Aula Balai Guru Penggerak (BGP) NTB.
Dalam paparannya, Dr. Wirman menyampaikan materi penting mengenai "Strategi Dukungan Ekosistem Pendidikan untuk Peningkatan Mutu Layanan Sekolah/Madrasah secara Berkelanjutan". Beliau menggarisbawahi bahwa di era informasi dan kemajuan digital yang pesat saat ini, Balai GTK Provinsi NTB berkomitmen untuk tidak sekadar adaptif, melainkan terus melahirkan inovasi.
"Kemajuan teknologi hari ini adalah peluang besar. Kami di Balai GTK NTB terus bergerak mendorong guru-guru dan tenaga pendidik agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Ini adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan pendidikan yang relevan dan berkualitas bagi generasi masa depan," ujar Dr. Wirman disela-sela acara Seminar tersebut.
Pelatihan Daring-Luring dan Pembentukan Agen Perubahan
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Balai GTK Provinsi NTB secara masif menyelenggarakan berbagai program pelatihan, baik yang dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring). Program ini dirancang untuk menyasar seluruh guru dan tenaga pendidik tanpa terkecuali.
“Target jangka panjang dari peningkatan kapasitas ini adalah mencetak para pendidik yang mampu menjadi agen perubahan (agent of change). Perubahan ini diharapkan tidak hanya berpusat di perkotaan, melainkan bergerak secara bertahap menyisir wilayah kecamatan hingga ke pelosok-pelosok daerah di NTB”. Sambungnya
Untuk menjaga keberlanjutan dari hasil pelatihan tersebut, Balai GTK NTB mendorong dibentuknya kelompok-kelompok kerja guru di setiap wilayah. Wadah ini diproyeksikan menjadi ruang kolaboratif yang sehat bagi para guru untuk saling bertukar pikiran, berbagi praktik baik (best practices), serta memecahkan kendala pembelajaran secara bersama-sama.
Melalui seminar nasional ini, kolaborasi antara akademisi seperti mahasiswa UNDIKMA dan instansi pembuat kebijakan seperti Balai GTK NTB diharapkan dapat terus terjalin erat demi mewujudkan visi pendidikan NTB Mendunia.




Posting Komentar