Siap Menginspirasi, Finalis Putri Hijabfluencer NTB 2026 Resmi Masuki Masa Karantina hari Pertama

Daftar Isi



MATARAM – Gelaran bergengsi Putri Hijabfluencer Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 resmi memasuki babak krusial. Sebanyak 25 para finalis terpilih dari berbagai kabupaten/kota di Bumi Gora mulai menjalani masa karantina intensif yang dipusatkan di Kota Mataram. (10/5)


Masa karantina ini menjadi wadah Pembekalan bagi para muslimah muda NTB untuk mengasah potensi diri, tidak hanya dari segi estetika, tetapi juga intelektualitas dan pengaruh positif di media sosial. Selama Karantina Offline hari Pertama, para finalis akan dibekali dengan Kelas Kecantikan, penyematan Selempang, Photoshoot dan Videoshoot dan Fitting Baju Grand Final.




Regional Director Putri Hijabfluencer NTB Dwi Monika Kurniati menyampaikan bahwa Karantina Offline dihari pertama tersebut, untuk pembekalan awal sekaligus penyelempangan para Finalis. Dimana standar penilaian tahun ini semakin meningkat. Fokus utama bukan sekadar mencari sosok yang populer, melainkan influencer yang mampu membawa perubahan nyata.


"Dari hasil Audisi terpilih sebanyak 25 Finalis dari berbagai Kabupaten/Kota se NTB, yang mengikuti Masa Karantina ini. Karantina ini akan menentukan siapa yang paling siap mewakili NTB ke kancah nasional," ujarnya.




Agenda Karantina dan Malam Bakat

Selama masa karantina, para finalis dijadwalkan mengikuti serangkaian agenda padat, di antaranya:

• Deep Interview: Sesi penggalian potensi dan visi misi secara mendalam oleh dewan juri.

• Photoshoot & Video Profile: Pengambilan konten profesional untuk mendukung personal branding.

• Preliminary & Talent Show: Ajang unjuk bakat mulai dari tilawah, seni tari, hingga Fashion Show yang akan digelar di panggung terbuka.




Menuju Malam Grand Final

Puncak dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah Malam Grand Final yang direncanakan akan berlangsung pada Tanggal 24 Mei 2026. Pemenang utama nantinya akan mengemban amanah sebagai duta hijab yang bertugas mempromosikan pariwisata, budaya, dan pemberdayaan perempuan di Nusa Tenggara Barat, serta bersaing di tingkat Nasional mendatang.


Dukungan dari masyarakat sangat diharapkan untuk memberikan semangat kepada para finalis yang tengah berjuang membawa nama harum daerah.

Posting Komentar