Haris Maulana Dukung Penataan Nomenklatur SDN: "Modernisasi Tanpa Menghapus Sejarah"

Daftar Isi


Haris Maulana - Anggota DPRD Kota Mataram Fraksi Partai Golkar

MATARAM – Anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram dari Fraksi Golkar, Haris Maulana, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pendidikan untuk menata ulang nomenklatur atau penamaan Sekolah Dasar (SD) Negeri di seluruh wilayah Kota Mataram.

Perubahan ini nantinya tidak lagi menyertakan nama kecamatan pada identitas sekolah, melainkan menggunakan urutan angka yang seragam sebagai SD Negeri di Kota Mataram.


Penyederhanaan Administrasi dan Identitas Kota

Menurut Haris, kebijakan ini merupakan langkah maju dalam upaya standardisasi pendidikan di ibu kota provinsi. Selama ini, penamaan sekolah yang berbasis kecamatan seringkali dianggap kurang efisien secara administratif dan kurang menonjolkan identitas kolektif Kota Mataram.


"Kami di Komisi IV melihat ini sebagai upaya penyegaran. Dengan penamaan yang langsung merujuk pada 'SD Negeri Kota Mataram', kita memperkuat identitas bahwa seluruh sekolah dasar ini berada di bawah naungan satu atap kebijakan yang sama, tanpa terkotak-kotak oleh batas wilayah kecamatan," ujar Haris Maulana saat ditemui media di Kantor DPRD Kota Mataram.


Menjaga Nilai Histori (Story) Sekolah

Meski mendukung penuh perubahan angka dan penamaan administratif, politisi Golkar ini memberikan catatan penting: aspek sejarah dan nilai filosofis sekolah tidak boleh hilang.


Haris menekankan bahwa setiap sekolah memiliki story atau rekam jejak panjang yang telah melekat di hati masyarakat dan alumni. Ia mengusulkan agar nama lama atau sejarah berdirinya sekolah tetap diabadikan dalam bentuk lain.

  • Penyematan Sejarah: Narasi sejarah sekolah bisa dipajang di area lobi atau profil sekolah.
  • Branding Lokal: Tetap mengizinkan penggunaan nama populer sekolah dalam kegiatan non-formal agar kedekatan emosional warga tetap terjaga.


"Penataan ini sifatnya administratif agar lebih tertib. Nanti akan bertahap, kita sosialisasikan melalui Dinas Pendidikan. Namun, saya meminta Dinas Pendidikan memastikan bahwa nilai histori dari sekolah-sekolah tersebut tidak luntur. Alumni harus tetap merasa memiliki sekolah mereka meski nomornya berubah," tegasnya.


Harapan untuk Kualitas Pendidikan

Haris berharap, perubahan nomenklatur ini menjadi momentum bagi sekolah-sekolah di Mataram untuk meningkatkan daya saing. Ia menginginkan agar keseragaman nama juga diikuti dengan keseragaman kualitas fasilitas dan tenaga pengajar di seluruh penjuru kota.

Posting Komentar