Kakanwil Kemenag NTB Gelar Safari Ramdhan, Perkuat Komitmen Kinerja ASN, P3K dan Madrasah Swasta di Lingkungan Kemenag Lombok Barat
Lombok Barat - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim dan orang tua jompo serta pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Acara berlangsung pada Sabtu malam (14/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, Zamroni Aziz, beserta jajaran Kanwil Kemenag NTB dan seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat. Turut hadir unsur Forkopimda, perwakilan TNI/Polri, tokoh agama, tokoh pemuda, kepala madrasah negeri dan swasta tingkat MI, MTs, dan MA se-Lombok Barat, para Kepala KUA se-Kabupaten Lombok Barat, Ketua Pokjawas, serta ribuan guru negeri, guru swasta, PPPK, dan pegawai di lingkungan Kemenag Lombok Barat.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi, kemudian dilanjutkan dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, Fathurrahman yang juga menjabat sebagai Kasubag Tata Usaha Kemenag Lombok Barat.
Dalam laporannya, Fathurrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kepala Kanwil Kemenag NTB beserta seluruh jajaran yang turut menghadiri kegiatan Safari Ramadhan di Lombok Barat.
“Terima kasih atas kehadiran Bapak Kakanwil Kemenag NTB beserta seluruh jajaran serta seluruh keluarga besar Kementerian Agama Lombok Barat, terutama para guru yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan ini,” ujarnya.
Ia juga mengaku bersyukur kegiatan Safari Ramadhan tersebut dapat terlaksana dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari keluarga besar Kemenag Lombok Barat.
“Alhamdulillah kegiatan Safari Ramadhan ini dapat terlaksana dengan baik. Ini menjadi momentum silaturahmi bagi keluarga besar Kementerian Agama, khususnya bagi para guru swasta yang selama ini juga terus diperjuangkan untuk mendapatkan perhatian, termasuk dalam pengangkatan guru PPPK penuh waktu,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni Aziz, mengapresiasi tingginya partisipasi keluarga besar Kemenag dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru swasta yang selama ini tetap sabar dan istiqamah menjalankan tugasnya dalam mendidik generasi bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Zamroni mengungkapkan bahwa pihaknya turut menghadirkan tenaga ahli dari Badan Gizi Nasional (BGN) RI untuk membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar madrasah dan pondok pesantren.
Menurutnya, saat ini Kementerian Agama tengah melakukan pendataan terhadap madrasah dan pondok pesantren yang belum menerima manfaat dari program MBG tersebut.
“Alhamdulillah malam ini telah hadir di tengah-tengah kita tenaga ahli dari BGN RI yang memiliki komitmen untuk mendata madrasah dan pondok pesantren yang belum menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun madrasah atau pesantren yang belum mendapatkan manfaat dari program ini,” ujarnya di hadapan ribuan peserta yang hadir.
Zamroni juga menjelaskan, bagi pondok pesantren yang memiliki jumlah santri cukup besar, pihak BGN menganjurkan agar dapat membangun dapur mandiri di lingkungan pesantren guna mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Kami akan segera melakukan sosialisasi setelah proses pendataan selesai. Bagi pesantren yang memiliki jumlah penerima manfaat besar akan menjadi prioritas, karena ini merupakan peluang bagi pesantren untuk mengelola program secara mandiri,” jelasnya.
Ia berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas gizi para santri, tetapi juga mampu mendorong kemandirian pondok pesantren dalam mengelola kebutuhan pangan secara berkelanjutan.
Kegiatan Safari Ramadhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Acara ditutup dengan doa bersama, penyerahan sertifikat tanah kepada Kepala Urusan Agama (KUA) Gerung, serta penyaluran santunan kepada anak yatim dan orang tua jompo sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
