Demi Kenyamanan dan Keamanan Para Pendaki ! Kepala Taman Nasional Gunung Rinjani Tingkatkan Pemasangan CCTV, Shelter dan Infrastruktur pendukung Sinyal

Daftar Isi




NTB - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) meluncurkan program 7 penataan pendakian di Gunung Rinjani. Peluncuran 7 program atau Seven Poin O itu berlangsung pada acara Rinjani Begawe Festival 2026 digelar pada Sabtu malam (28/3/2026) di Teras Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).


Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan mengatakan, tujuh program penataan pendakian difokuskan pada aspek keselamatan, pengawasan, dan keberlanjutan lingkungan dan ekologis di Rinjani.

Ketujuh program tersebut, Budhy berujar, dirancang sebagai langkah penguatan sistem monitoring pendakian, sekaligus mengantisipasi zore accident di jalur pendakian.


"Ada tujuh program yang kita angkat tahun ini, dalam rangka monitoring pendakian untuk penguatan keselamatan. Salah satunya pendakian menggunakan gelang teknologi atau Radio Frequency Identification (RFID)," ujarnya saat diwawancarai, Sabtu malam (28/3/2026).



Selai itu, 7 program tersebut mencakup penggunaan sistem digital berbasis Android dan Ios untuk pendaki. Kemudian penguatan sistem pemantauan melalui pemasangan menara yang dilengkapi CCTV, hingga pengembangan infrastruktur pendukung sinyal dan shelter di 4 titik kawasan pendakian Rinjani.


Budhy mengatakan, BTNG menargetkan tidak ada lagi titik blank spot di jalur pendakian Rinjani. Beberapa kawasan masih blank spot di Rinjani terdapat di area camping Segara Anak, jalur Torean, Timbanuh, Aik Berik, dan sebagian di jalur Senaru.


"Kami pelan-pelan akan perbaiki infrastruktur. Nanti akan ada penambahan 4 titik tower yang akan kita bangun tahun ini salah satunya di Segara Anak," kata Budhy.

Posting Komentar