Pemda Lobar Minta Masyarakat Tetap Waspada di Tengah Kondisi Cuaca Tidak Bersahabat

0



Gerung - Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat meminta masyarakat tetap waspada terhadap kondisi cuaca beberapa hari terakhir. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat, Ahad Legiarto di Gerung, 11 Maret 2024.   

Ahad Legiarto meminta masyarakat untuk mengantisipasi hujan lebat yang disertai oleh angin kencang yang terjadi beberapa hari ini. Menurutnya kondisi ini berpotensi menyebabkan pohon tumbang, banjir dan longsor. Karenanya ia meminta masyarakat untuk tetap berhati hati saat beraktifitas di luar rumah. "Hujan lebat yang disertai angin kencang ini tentu harus kita antisipasi karena berpotensi menyebabkan banjir, longsor dan pohon tumbang. Karenanya mari kita sama sama waspada"ujarnya.  

Ahad meminta kepada semua pihak untuk dapat melaksanakan gotong royong membersihkan saluran air dan sampah agar tidak tersumbat. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ia mengatakan berdasarkan perkiraan cuaca dari BMKG, hujan lebat yang disertai oleh angin kencang berpotensi terjadi di hampir semua wilayah NTB seminggu kedepan atau dari tanggal 11 hingga 17 Maret. Ia mengatakan bahwa angin permukaan bertiup dengan variasi arah dominan dari barat daya - Utara dengan kecepatan angin maksimum 35 hingga 40 Km/Jam.  


Lebih lanjut Kadis Kominfo mengatakan bahwa Pemda bersama jajaran BPBD, Camat dan Kepala Desa serta unsur TNI - Polri telah melakukan langkah antisipasi dengan melakukan sejumlah perampingan pohon. Pemda dan jajaran juga terus melakukan monitoring sebagai antisipasi dari potensi terjadinya musibah akibat hujan lebat dan angin kencang yang disertai petir. (EL02)

Posting Komentar

0Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)
DISCLAIMER:
EPIC LOMBOK menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.