Peringatan Hari Ibu, Bupati Hj. Sumiatun Bersama DWP Gelar Bakti Stunting di Desa Tanak Beak Narmada

0


Narmada - Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun kembali turun langsung ke sejumlah kecamatan dalam memberikan bantuan makanan tambahan bagi anak stunting dan bantuan bagi balita/anak anak serta wanita hamil dan menyusui, kegiatan ini dilaksanakan di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) desa Tanak Beak kecamatan Narmada, Selasa (18/12/2023).

Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-95, turut hadir mendampingi Bupati Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lombok Barat Ny. Hj. Erni Zuhara Ilham, Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Harianto, Camat Narmada Muhamad Busyairi, Kepala Puskesmas Narmada, Keru, Suranadi, Kepala Desa dan para Kader se Tanak Beak.

Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran ibu ibu dalam kegiatan bhakti stunting dalam rangka peringatan hari ibu ke 95. Kami Pemerintah Daerah beserta seluruh jajaran datang ke Desa Tanak Beak untuk silaturahmi dan sekaligus dirangkaikan dengan pemberian bantuan kepada masyarakat khususnya balita/anak anak, ibu hamil dan menyusui.

Ia mengatakan Pemerintah Daerah akan terus melakukan kunjungan ke desa desa untuk menekan angka stunting di Lombok Barat. "Kunjungan ini kita maksudkan untuk silaturahmi dan melihat langsung situasi di desa dalam upaya penurunan angka stunting di Lombok Barat" ujarnya.

Bupati perempuan pertama di pulau Lombok ini mengatakan bahwa upaya penurunan stunting merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Pemerimrah Pusat. Dimana target nasional angka stunting di tahun 2024 harus mencapai 14 persen. Saat ini angka stunting Lombok Barat telah berada dibawah target nasional yaitu 12,38 persen. Hal ini menurutnya adalah salah satu prestasi Lombok Barat yang cukup membanggakan. "Tentu kita terus bergerak karena target kita di tahun 2024 angka stunting satu digit"ujarnya.

Bupati Sumiatun mengatakan bawah hal tersebut dapat dicapai dengan kolaborasi dan kebersamaan semua pihak. Ia menambahkan pemerintah daerah melalui tim satgas akan terus melakukan pemantauan di desa desa untuk menekan angka stunting hingga satu digit.

"Mari kita bersama sama bergotong royong, berkolaborasi untung menekan angka stunting agar target kita satu digit di tahun 2024 dapat tercapai" ucap Bupati.

Hj. Sumiatun juga mengatakan akan tidak ada henti-hentinya berupaya agar kasus anak stunting di Kabupaten Lombok Barat berkurang kedepannya dengan adanya pemberian makanan tambahan bagi anak stunting.

Dalam kesempatan tersebut ia mengajak seluruh masyarakat terutama orangtua yang memiliki balita dan ibu hamil untuk memperhatikan nilai gizi anak, pola asuh, dan perkembangan anaknya guna menekan angka stunting.

Ia berharap semoga bantuan yang diberikan ini bisa dimanfaatkan sebaik baiknya, semoga putra putri menjadi anak yang sehat, sholeh dan sholehah.

Pada akhir acara digelar demonstrasi memasak mengolah makanan sederhana berbahan baku telur yang bisa menggugah selera anak serta membantu mengatasi kebutuhan gizi dari anak anak sehingga tidak terjadi lagi angka stunting yang tinggi di desa maupun di daerah kita.

Puluhan ibu dan balita yang menjadi sasaran antusias mengikuti kegiatan tersebut. Merekapun di ajak diskusi dan tanya jawab terkait stunting. Selain itu juga Ibu dan balita di berikan PMT Protein hewani berupa telur serta Edukasi menu sehat seimbang  untuk anak yang sedang tumbuh kembang oleh petugas gizi Puskesmas Narmada, Kader Posyandu dan Kader PKK Desa Tanak Beak.

Posting Komentar

0Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)