Bergejolak Dengan Warga Direktur Eksekutif KADIN Lobar Minta Surat Rekomendasi Desa Dicabut

0

Lombok Barat - Pembangunan rumah subsidi di Desa Mesanggok masih proses  izin TKPRD. ketika di telusuri terkait informasi izin yang beredar dibawah bahwa PT. Sandia Properti Grup masih tahap rekomendasi dari kepala Desa Mesanggok dan pihak kecamatan akan meneruskan ke Dinas terkait. Menelusuri kebenaran rekomendasi tersebut media turun mengkonfirmasi kepala Desa Mesanggok kecamatan Gerung kabupaten Lombok Barat. 

k terkait izin rekomendasi pembangunan BTN masih tahap proses TKPRD, dan ini belum berjalan sebab masih ada masalah warga  setempat yang harus di selesaikan secara baik-baik untuk berlangsung pembangunan perumahan tersebut, "tutur Kades Mesanggok Sahbandi di depan rekan Media  

Camat Gerung Mulyadi mengatakan, untuk pembangunan BTN yang di mesanggok berkasnya masih proses izin rekomendasi masih tahap TKPRD, namun terjadi gejolak di bawah dengan masyarakat sehingga dilakukan mediasi bersama pihak Desa, Kadus, warga setempat untuk mencari benang merah titik permasalahannya.  

" Tadi malam kita lakukan mediasi bersama warga terkait keganjalan sebelum berjalannya proses pembangunan BTN di Mesanggok dan menunggu surat izin, kami akan menghubungi Sekda Lobar untuk menahan izin rekomendasi TKPRD pembangunan BTN Mesanggok, kita akan Fokus sama penyelesaian maslah yang di bawah dulu baru kita lanjut untuk TKPRD," Tegasnya   

L. Marjan Direktur Eksekutif  KADIN Lobar menilai bahwa pembangunan BTN sebelum dlberjalan alangkah baiknya untuk melakukan tahapan proses rekomedasi izin TKPRD baik dari Desa Camat Dinas terkait agar tidak terjadi gejolak kepada masyarakat setempat.

"Bagaimana kalau ditengah jalan pembangunan ini  dihentikan karena  konflik terjadi tentu akan menimbulkan kerugian kepada pihak developer, selesaikan semua izin  terlebih dahulu dan gejolak yang terjadi dibawah baru proses pembangunan dilaksanakan. Kalau persoalan ini tidak di minimalisir sejak awal tentu akan berdampak pada stabilitas Keamanan di sekitar lokasi pembangunan, meminimalisir gejolak itu terjadi sebaiknya untuk sementara rekomendasi Desa dicabut" Tegasnya. 

Perlu menjadi perhatian dan pertimbangan dalam kelanjutan proses perizinan oleh OPD terkait untuk menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi tentu dampak sosialnya sangat besar ditengah masyarakat.   

"Maka saya mengingatkan kepada Camat, Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan dibawah sudah tidak ada lagi gejolak baru izin pembangunan ini dikeluarkan " tutup Lalu Marjan. (TK)

Posting Komentar

0Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)