Bentuk Terima Kasih Masyarakat Adat, Kedaton Lombok Adi Anugerahkan Penghargaan Kepada Pejuang Budaya Sasak
LOMBOK – Kedaton Lombok Adi secara resmi menyerahkan penghargaan dan apresiasi kepada tiga pihak yang dinilai konsisten melestarikan bahasa dan sastra Sasak di Kota Lombok, Sabtu (8/8/2026).
Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung khidmat dalam acara Sarasehan Bahasa & Sastra Sasak yang digelar di Taman Budaya Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini diselenggarakan atas kolaborasi strategis antara Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kota Mataram, Kedaton Lombok Adi, dan Dewan Adat NTB.
Ketua Kedaton Lombok Adi, Lalu Satria Wangsa, secara langsung menyerahkan penghargaan tersebut kepada para pejuang budaya. Ia menyampaikan bahwa penganugerahan ini adalah bentuk penegasan atas rasa terima kasih masyarakat adat kepada mereka yang telah mendedikasikan hidupnya untuk menjaga akar kebudayaan daerah.
"Pemberian apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi mereka yang tanpa lelah melestarikan adat, bahasa, dan budaya Sasak. Karya dan kerja keras mereka menjadi pilar penting agar warisan leluhur tetap hidup dan dicintai generasi muda," ujar Lalu Satria Wangsa di sela-sela kegiatan.
Melalui momentum Sarasehan Bahasa & Sastra Sasak ini, diharapkan kolaborasi antar-lembaga adat, pegiat seni, dan produser karya kreatif dapat semakin solid demi menjaga kelestarian identitas kebudayaan Lombok di masa mendatang.
Adapun tiga figur dan lembaga pelestari budaya yang menerima penghargaan tersebut adalah:
Dato Irwan Prasetya — Pencipta lagu-lagu daerah Sasak.
Sanggar Pepaosan Gerude Kerekok — Lembaga/sanggar pelestari seni sastra tutur dan pepaosan.
I Gusti Bagus Alit — Produser Miru Production, studio rekaman yang aktif memproduksi serta mempopulerkan lagu-lagu daerah Lombok.




Posting Komentar